- Senin 28 Sep 09 : gardu induk Kembangan Selatan
- Selasa 29 Sep 09 : gardu induk Cawang
- Rabu 30 Sep 09 : gardu Cipulir
30 September 2009
Tiga gardu PLN terbakar dalam tiga hari
Sesuai judul, sejak hari pertama kerja selepas libur panjang lebaran, berturut-turut tiga gardu induk PLN di Jakarta terbakar. Inilah rentetan kejadiannya :
27 September 2009
24 September 2009
Teka-teki domain co.cc itu bayar atau gratis kini terjawab sudah
Domain co.cc yang menjadi nama domain dari blog saya ini sempat membuat saya was-was tatkala muncul pengumuman di situs resminya kalau mereka akan mengenakan biaya $3 untuk perpanjangan nama domain selama satu tahun. Padahal domain co.cc ini sudah begitu identik dengan domain gratisan yang dipakai oleh banyak website dan blog pribadi sehingga adanya kabar soal biaya perpanjangan ini cukup membuat geger dunia maya.

Domain saya di co.cc ini akan habis masa lakunya bulan depan dan harus segera diperpanjang bila tidak ingin nama tersebut hangus. Dengan was-was saya coba cek lagi mengenai prosedur perpanjangan domain di situs resminya. Setelah login, saya klik tombol renew dan masuklah saya di halaman pilihan pemakaian domain. Ternyata biaya $3 per tahun itu hanya dikenakan bila nama domain co.cc dipakai untuk situs komersil, sedangkan pemakaian domain co.cc untuk keperluan pribadi bisa melakukan renew secara gratis. Bila memang domain itu aktualnya untuk pribadi, kita harus menyatakan kalau situs kita adalah personal use. Namun kita tidak boleh berbohong, kalau domain co.cc dipakai untuk komersil lalu kita ngakunya untuk personal, bila ketahuan si pengelola domain, maka domain kita akan langsung dihapus tanpa pemberitahuan. Gawat kan? Gara-gara $3 domain melayang..
Semoga bila si pengelola domain co.cc melakukan pemeriksaan ke blog ini dan menemukan ada ad-sense mini disidebar kanan ataupun banner sponsor, tidak lantas menganggap blog ini adalah komersil. Jaman sekarang kan setiap blog ada iklannya, namanya juga usaha..

Domain saya di co.cc ini akan habis masa lakunya bulan depan dan harus segera diperpanjang bila tidak ingin nama tersebut hangus. Dengan was-was saya coba cek lagi mengenai prosedur perpanjangan domain di situs resminya. Setelah login, saya klik tombol renew dan masuklah saya di halaman pilihan pemakaian domain. Ternyata biaya $3 per tahun itu hanya dikenakan bila nama domain co.cc dipakai untuk situs komersil, sedangkan pemakaian domain co.cc untuk keperluan pribadi bisa melakukan renew secara gratis. Bila memang domain itu aktualnya untuk pribadi, kita harus menyatakan kalau situs kita adalah personal use. Namun kita tidak boleh berbohong, kalau domain co.cc dipakai untuk komersil lalu kita ngakunya untuk personal, bila ketahuan si pengelola domain, maka domain kita akan langsung dihapus tanpa pemberitahuan. Gawat kan? Gara-gara $3 domain melayang..
Semoga bila si pengelola domain co.cc melakukan pemeriksaan ke blog ini dan menemukan ada ad-sense mini disidebar kanan ataupun banner sponsor, tidak lantas menganggap blog ini adalah komersil. Jaman sekarang kan setiap blog ada iklannya, namanya juga usaha..
19 September 2009
Selamat hari raya Idul Fitri 1430 H
Bila Idul Fitri adalah lentera,
izinkan membuka tabirnya dengan maaf agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf.
Bila ada kata terselip dusta, ada sikap membekas lara dan langkah menoreh luka, semoga masih ada maaf tersisa.

Minal aidin wal faidzin, dari kesucian kita raih kemenangan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H.
izinkan membuka tabirnya dengan maaf agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf.
Bila ada kata terselip dusta, ada sikap membekas lara dan langkah menoreh luka, semoga masih ada maaf tersisa.

Minal aidin wal faidzin, dari kesucian kita raih kemenangan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H.
07 September 2009
Gempa dan Century-gate
Apa kaitannya gempa 7,4 SR minggu lalu dengan skandal terbesar tahun 2009 yang bernama Century (bank) gate? Tidak ada. Gempa merupakan fenomena alam yang tidak bisa diprediksi, sedangkan skandal adalah kong-kalikong atau pat-gulipat antara pihak-pihak yang punya kewenangan untuk memuluskan rencana, yang ujung-ujungnya membuat rugi negara dan rakyat.


Gempa minggu lalu membuat banyak penderitaan, korban tewas mencapai 73 jiwa, ratusan pengungsi sakit karena kurang pangan dan kedinginan di dalam tenda, sementara balita kekurangan susu dan obat-obatan. Sedangkan skandal Century sebesar 9 triliun telah melukai hati seluruh rakyat Indonesia, akibat begitu mudahnya dana sebesar itu mengucur dari rekening pemerintah untuk menyelamatkan sebuah bank 'gurem' yang dibuat kolaps oleh manajemennya sendiri (yang kini sudah kabur entah kemana). Coba dana 9 triliun itu untuk rehabilitasi korban gempa, atau membangun sekolah dan infrastruktur di seluruh wilayah terpencil...
Gempa di Jawa ini mengejutkan, tapi tidak terlalu mengejutkan karena memang gugusan barat Sumatera dan selatan Jawa sudah menjadi daerah potensi gempa akibat pertemuan dua lempeng. 'Gempa Century' juga mengejutkan, tapi tidak terlalu mengejutkan karena kasus BLBI jilid II ini ternyata melibatkan pihak-pihak elit yang memang perlu banyak dana segar saat pemilu silam. Yang disayangkan, tidak ada payung hukum untuk mencegah akal-akalan ini terus terulang, dan triunan rupiah uang rakyat terus saja melayang tanpa ada yang bisa mencegah.


Gempa minggu lalu membuat banyak penderitaan, korban tewas mencapai 73 jiwa, ratusan pengungsi sakit karena kurang pangan dan kedinginan di dalam tenda, sementara balita kekurangan susu dan obat-obatan. Sedangkan skandal Century sebesar 9 triliun telah melukai hati seluruh rakyat Indonesia, akibat begitu mudahnya dana sebesar itu mengucur dari rekening pemerintah untuk menyelamatkan sebuah bank 'gurem' yang dibuat kolaps oleh manajemennya sendiri (yang kini sudah kabur entah kemana). Coba dana 9 triliun itu untuk rehabilitasi korban gempa, atau membangun sekolah dan infrastruktur di seluruh wilayah terpencil...
Gempa di Jawa ini mengejutkan, tapi tidak terlalu mengejutkan karena memang gugusan barat Sumatera dan selatan Jawa sudah menjadi daerah potensi gempa akibat pertemuan dua lempeng. 'Gempa Century' juga mengejutkan, tapi tidak terlalu mengejutkan karena kasus BLBI jilid II ini ternyata melibatkan pihak-pihak elit yang memang perlu banyak dana segar saat pemilu silam. Yang disayangkan, tidak ada payung hukum untuk mencegah akal-akalan ini terus terulang, dan triunan rupiah uang rakyat terus saja melayang tanpa ada yang bisa mencegah.
22 Agustus 2009
Kisah nyata : miris, tragis, ambil hikmahnya saja
Saya terkejut ketika membaca posting terbaru paman Tyo (blogger terkenal) tadi malam. Judulnya agak aneh dan sempat membuat curiga, Blewah (in memoriam). Curiga karena in memoriam tentu bermakna tentang mengenang kepergian seseorang. Jadi aneh karena blewah kan nama buah, kenapa juga perlu dikenang. Rupanya di posting ini beliau menulis kejadian nyata yang terjadi di lingkungan rumahnya di Pondok Gede yang terjadi tiga hari silam, mengenai kepergian seorang bocah tetangganya akibat kecelakaan.

Anda baca saja langsung postingan yang saya maksud pada blognya paman Tyo. Terus terang saya miris dan tak kuat membacanya. Bahkan paman Tyo pun perlu waktu tiga hari untuk menenangkan pikirannya sebelum menulis kisah ini. Singkatnya, ini kisah tentang si blewah, sebutan untuk Rayhan, bocah belum genap 2 tahun yang jadi tetangga paman Tyo. Rayhan kecil ini baru saja keluar dari gerbang rumah tetangganya saat kebetulan sebuah mobil lewat dan (entah bagaimana kejadiannya) tiba-tiba menabraknya hingga terluka di bagian kepala. Nyawanya tak tertolong saat akan dibawa ke rumah sakit. Ironisnya, mobil yang lewat ternyata dikendarai oleh tetangganya sendiri, di lingkungan perumahan nan aman dan dilengkapi dengan banyak polisi tidur.
Saya ikut berduka atas kepergian si blewah, atau Rayhan. Tak terbayangkan betapa berat menerima kenyataan seperti itu, semoga orang tua yang ditinggalkan diberi ketabahan terlebih saat ini baru saja mulai masuk bulan ramadhan. Hikmahnya tentu jelas, menjaga keselamatan memang tak kenal tempat. Bahkan di lingkungan rumah sendiri, pengawasan pada sang buah hati kita tentu tak boleh lengah.

Anda baca saja langsung postingan yang saya maksud pada blognya paman Tyo. Terus terang saya miris dan tak kuat membacanya. Bahkan paman Tyo pun perlu waktu tiga hari untuk menenangkan pikirannya sebelum menulis kisah ini. Singkatnya, ini kisah tentang si blewah, sebutan untuk Rayhan, bocah belum genap 2 tahun yang jadi tetangga paman Tyo. Rayhan kecil ini baru saja keluar dari gerbang rumah tetangganya saat kebetulan sebuah mobil lewat dan (entah bagaimana kejadiannya) tiba-tiba menabraknya hingga terluka di bagian kepala. Nyawanya tak tertolong saat akan dibawa ke rumah sakit. Ironisnya, mobil yang lewat ternyata dikendarai oleh tetangganya sendiri, di lingkungan perumahan nan aman dan dilengkapi dengan banyak polisi tidur.
Saya ikut berduka atas kepergian si blewah, atau Rayhan. Tak terbayangkan betapa berat menerima kenyataan seperti itu, semoga orang tua yang ditinggalkan diberi ketabahan terlebih saat ini baru saja mulai masuk bulan ramadhan. Hikmahnya tentu jelas, menjaga keselamatan memang tak kenal tempat. Bahkan di lingkungan rumah sendiri, pengawasan pada sang buah hati kita tentu tak boleh lengah.
20 Agustus 2009
Selamat menjalankan ibadah puasa 1430H
Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1430 H yang penentuan hari pertamanya akan diambil dalam sidang Itsbat sore ini. Kemungkinan besar awal puasa jatuh di hari Sabtu 22 Agustus 2009, namun bila ternyata maju satu hari ke hari jumat, artinya malam ini bisa jadi kita sudah mulai shalat tarawih.

Mari kita sambut datangnya bulan suci ini, mohon maaf atas semua kesalahan, selamat menjalankan ibadah puasa.

Mari kita sambut datangnya bulan suci ini, mohon maaf atas semua kesalahan, selamat menjalankan ibadah puasa.
04 Agustus 2009
detikcom : Mbah Surip (Tak Gendong) Meninggal Dunia
Penyanyi fenomenal Mbah Surip meninggal dunia, Selasa (4/8/2009) pukul 10.30 WIB. Penyanyi 'Tak Gendong' itu sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur. (read more)

Turut berduka cita mbah...

Turut berduka cita mbah...
28 Juli 2009
Anomali cuaca jelang El-Nino
Sabtu tanggal 25 Juli 2009 kemarin, di rumah saya di Tangerang, terjadi hujan sangat lebat sekitar jam 2 siang. Hujan (disertai jatuhnya butiran es) yang disertai angin kencang dan petir yang terus menerus selama sekitar dua jam itu pun sempat menerbangkan atap garasi di rumah saya dan merubuhkan tembok pagar pembatas dengan perumahan sebelah. Peristiwa ini pun terasa aneh di tengah sedang mulainya musim kemarau yang terlambat, hingga esok harinya hujan di Tangerang ini masuk ke media cetak nasional.

Fenomena berbeda terjadi di hari Senin dan Selasa ini (27-28 Juli 2009) dimana kondisi panas terasa amat terik namun dengan tiupan angin yang masih sama kencangnya. Meski tak sampai membuat kerusakan, angin dua hari ini tetap kencang dari pagi hingga malam. Rupanya tersiar kabar dari BMG bahwa ini semua adalah (lagi-lagi) anomali cuaca sebagai ciri akan masuknya El-Nino, atau musim kemarau yang panjang. Dikabarkan, awal musim hujan yang sedianya terjadi di bula nnNovember, bisa jadi tahun ini bergeser entah berapa lama.
Ah ya, pemanasan global telah merusak iklim bumi dan tidak ada lagi musim yang berkala dan teratur seperti dulu. Mungkin nanti lagu November rain tidak lagi relevan, nanti istilah Januari adalah huJAN setiap hARI mungkin akan berubah, atau mungkin nanti buku pelajaran IPA di Sekolah Dasar perlu direvisi lagi.
Siap-siap, a long dry season ahead..

Fenomena berbeda terjadi di hari Senin dan Selasa ini (27-28 Juli 2009) dimana kondisi panas terasa amat terik namun dengan tiupan angin yang masih sama kencangnya. Meski tak sampai membuat kerusakan, angin dua hari ini tetap kencang dari pagi hingga malam. Rupanya tersiar kabar dari BMG bahwa ini semua adalah (lagi-lagi) anomali cuaca sebagai ciri akan masuknya El-Nino, atau musim kemarau yang panjang. Dikabarkan, awal musim hujan yang sedianya terjadi di bula nnNovember, bisa jadi tahun ini bergeser entah berapa lama.
Ah ya, pemanasan global telah merusak iklim bumi dan tidak ada lagi musim yang berkala dan teratur seperti dulu. Mungkin nanti lagu November rain tidak lagi relevan, nanti istilah Januari adalah huJAN setiap hARI mungkin akan berubah, atau mungkin nanti buku pelajaran IPA di Sekolah Dasar perlu direvisi lagi.
Siap-siap, a long dry season ahead..
24 Juli 2009
Muak sama yang namanya BOM !!!
Entah gimana kasus bom minggu lalu ini kini mengarah pada kesimpulan yang makin simpang siur. Pelaku bom bunuh diri sudah diambil sampel DNA-nya, tapi tak cocok dengan DNA tersangka. 'Orang dalam' hotel yang dicurigai ikut membantu proses peledakan ini tiba-tiba menghilang. Pondok pesantren lagi-lagi jadi disudutkan dan kembali dapat embel-embel negatif. Makin tidak jelas skenario global apa yang sedang kita hadapi saat ini.
Berita soal bom saat ini pun makin lama makin membuat muak. Apalagi kalau bukan berita tentang maraknya pihak-pihak iseng yang bikin teror lewat telepon atau SMS, mengancam akan mengebom gedung, sekolah, keduataan, mal dsb. Berita semacam ini bikin jengkel, apa sih untungnya bikin teror murahan seperti itu? Tidak ada bom yang meledak dengan terlebih dahulu si pengebom telepon ke calon korban, statistik membuktikan semua bom meledak tanpa pernah permisi. Konyol kan kalau mau ngebom permisi dulu, logikanya dimana???
Langgan:
Entri (Atom)
