13 April 2009

Mereset 'protection counter' printer lawas

Saya gaptek bener, baru tahu kalau printer itu punya hitungan / counter pemakaian, dan setelah mencapai suatu angka tertentu (entah berapa ribu halaman) dia lantas akan menolak untuk mencetak. Baru-baru ini printer lawas Epson R210 yang sudah di-modif dengan 6 tabung infus tinta milik kantor tiba-tiba menolak untuk mencetak, ditandai dengan dua lampu LED merah yang berkedip begantian namun LED power (warna hijau) tidak menyala. Saya pikir ada error apa gitu, lalu saya reset hingga melepas kabel power dan ternyata semua upaya itu sia-sia. Si printer masih diam membisu dengan berkelap-kelip merah.

Iseng-iseng lantas saya kunjungi pakde Google dan mengetik keyword : "epson r210 red led flashing" dan seketika muncullah banyak jawaban atas misteri yang saya alami. Dari situs fix your own printer, ditemui sebuah forum yang membahas soal ini. Ternyata kode LED kelap-kelip menandakan kalau printer sedah mencapai batas usia pemakaiannya, dan berkat adanya counter internal di dalam printer, sistem memproteksi printer sehingga tidak lagi bisa mencetak (meski sebenarnya printer masih berfungsi dengan baik / tidak rusak).



Forum tersebut juga mencantumkan sebuah link yang menyediakan utility kecil yang bisa diunduh dengan gratis, yang berfungsi untuk mereset counter tersebut. Setelah diinstal, kita bisa memilih 'reset protection counter' dan lalu merestart printer. Setelah printer kembali dinyalakan, si LED merah sudah tidak berkelap-kelip dan LED hijau menyala tanda printer kembali bisa digunakan.

Saya tidak tahu apakah trik ini di'restui' oleh service center Epson atau tidak, namun alangkah lucunya kalau sebuah printer yang masih berfungsi normal justru harus 'pensiun' lantaran sudah 'berumur'. Ibarat mobil, meski kilometernya sudah mencapai 999999, kalau mobil itu masih bisa dipakai ya biarlah dia kembali ke 000000, toh apalah artinya sebuah angka...

0 comments:

Poskan Komentar